Derbi London Utara selalu menghadirkan tensi tinggi dan drama yang sulit diprediksi. Pertandingan antara Tottenham Hotspur vs Arsenal pada pekan ke-27 Premier League, Minggu (22/2) pukul 23.30 WIB, menjadi laga krusial dengan kepentingan yang sangat berbeda bagi kedua tim. Arsenal tampil sebagai kandidat kuat juara, sementara Tottenham berjuang keras untuk menjauh dari zona berbahaya klasemen.
Kami melihat pertandingan ini bukan sekadar duel rival sekota, melainkan pertarungan strategi, mental, dan konsistensi performa yang akan sangat menentukan arah musim masing-masing tim.
Tottenham memasuki laga derbi dalam situasi yang kurang ideal. Mereka terjebak di papan bawah klasemen dengan koleksi 29 poin dari 26 pertandingan. Posisi tersebut jelas jauh dari ekspektasi tim yang biasanya bersaing di papan atas.
Dalam lima pertandingan terakhir di liga, performa Spurs menunjukkan tren negatif. Mereka menelan tiga kekalahan dan hanya mampu meraih dua hasil imbang. Hasil terbaru bahkan semakin menekan mental tim setelah kalah 1-2 di kandang dari Newcastle United. Kekalahan tersebut memperlihatkan rapuhnya lini belakang serta kurang tajamnya penyelesaian akhir.
Masalah terbesar Tottenham terletak pada inkonsistensi permainan. Mereka kerap kesulitan menjaga ritme selama 90 menit dan sering kehilangan fokus di momen krusial. Selain itu, tekanan bermain di kandang justru tidak memberikan keuntungan signifikan musim ini.
Berbanding terbalik dengan rivalnya, Arsenal datang sebagai pemuncak klasemen dengan perolehan 58 poin. Posisi ini menegaskan konsistensi mereka sepanjang musim, meskipun dalam lima laga terakhir performa The Gunners tidak sepenuhnya stabil.
Arsenal mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir liga. Hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers menjadi sinyal bahwa mereka masih memiliki celah yang bisa dimanfaatkan lawan, terutama dalam menjaga keunggulan.
Namun, secara keseluruhan, Arsenal tetap menunjukkan mental juara. Mereka mampu mengontrol permainan, menciptakan peluang berkualitas, dan menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Jika meninjau statistik musim ini, Arsenal unggul dalam hampir semua aspek penting. Tim asuhan Mikel Arteta menunjukkan efektivitas luar biasa saat bermain tandang. Mereka telah mencetak 19 gol di laga tandang dan hanya kebobolan 10 gol, menjadikannya salah satu tim dengan pertahanan tandang terbaik di liga.
Sebaliknya, Tottenham justru memiliki catatan kandang yang kurang meyakinkan. Mereka sudah kebobolan 18 gol di kandang dan hanya mencetak 16 gol. Data ini menunjukkan bahwa lini pertahanan Spurs masih menjadi titik lemah yang berpotensi dimanfaatkan Arsenal.
Keunggulan Arsenal tidak hanya terlihat dari statistik defensif, tetapi juga dari kualitas distribusi bola, penguasaan permainan, dan efisiensi dalam mencetak gol dari peluang terbatas.
Di sektor penyerangan, Tottenham mengandalkan ketajaman Richarlison yang menjadi top skor tim dengan tujuh gol musim ini. Ia berperan sebagai ujung tombak sekaligus motor serangan ketika tim mengalami tekanan. Meski demikian, dukungan dari lini kedua masih belum konsisten.
Sementara itu, Arsenal mengandalkan produktivitas Viktor Gyokeres yang telah mencetak delapan gol musim ini. Pergerakannya yang dinamis serta kemampuan membaca ruang membuat lini serang Arsenal lebih variatif dan sulit ditebak.
Selain itu, Arsenal memiliki kedalaman skuad yang lebih baik, sehingga mereka tidak bergantung pada satu pemain saja untuk mencetak gol. Variasi serangan dari sayap, lini tengah, hingga set piece menjadi senjata utama yang berbahaya bagi pertahanan Tottenham.
Dalam lima pertemuan terakhir antara kedua tim, Arsenal menunjukkan dominasi yang sangat jelas. Mereka berhasil memenangkan empat pertandingan, termasuk kemenangan meyakinkan 4-1 pada pertemuan November 2025.
Rekor ini menunjukkan bahwa Arsenal mampu membaca pola permainan Tottenham dengan sangat baik. Mereka sering memanfaatkan celah di lini pertahanan Spurs yang cenderung terbuka saat melakukan transisi.
Dominasi head-to-head juga memberikan keuntungan psikologis bagi Arsenal. Sebaliknya, Tottenham harus menghadapi tekanan mental tambahan karena catatan buruk mereka dalam beberapa pertemuan terakhir.
Kami menilai pertandingan ini akan ditentukan oleh duel taktik di lini tengah. Arsenal kemungkinan akan menguasai penguasaan bola dan membangun serangan secara terstruktur. Mereka memiliki sistem permainan yang rapi dengan pressing tinggi dan transisi cepat.
Tottenham, di sisi lain, diprediksi akan bermain lebih reaktif. Mereka bisa mengandalkan serangan balik cepat untuk mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan Arsenal. Namun, strategi ini membutuhkan kedisiplinan tinggi dan koordinasi yang solid di lini belakang.
Jika Tottenham gagal menjaga organisasi pertahanan, Arsenal berpotensi mendominasi sejak awal pertandingan.
Melihat tren performa, statistik tim, dan dominasi dalam pertemuan terakhir, kami menilai Arsenal memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan laga Derbi London Utara kali ini. Konsistensi lini belakang dan efektivitas serangan menjadi pembeda utama dibandingkan Tottenham yang masih inkonsisten.
Tottenham tetap memiliki potensi memberikan perlawanan sengit, terutama jika mampu memanfaatkan momentum serangan balik. Namun, kelemahan di sektor pertahanan bisa menjadi celah fatal saat menghadapi tim sekelas Arsenal.
Dengan kualitas skuad yang lebih stabil, organisasi permainan yang matang, serta rekor head-to-head yang unggul, Arsenal layak difavoritkan dalam pertandingan ini.
Prediksi skor akhir: Tottenham 1-2 Arsenal
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tekanan, tetapi efektivitas serta pengalaman Arsenal dalam laga besar kemungkinan akan menjadi faktor penentu kemenangan di Derbi London Utara pekan ini.
Prediksi Susunan Pemain Tottenham Hotspur vs Arsenal
Tottenham (4-3-3): Guglielmo Vicario; Archie Gray, Radu Dragusin, Micky van de Ven, Djed Spence; Yves Bissouma, Joao Palhinha, Conor Gallagher; Mathys Tel, Dominic Solanke, Xavi Simons.
Pelatih: Igor Tudor.
Arsenal (4-2-3-2): David Raya; Jurrien Timber, Willia Saliba, Gabriel Maghalhaes, Riccardo Calafiori; Martin Zubimendi, Declan Rice; Bukayo Saka, Martin Odegaard, Leandro Trossard; Viktor Gyokeres.
Pelatih: Mikel Arteta.
Head to Head Tottenham Hotspur vs Arsenal

5 Pertemuan Terakhir
23/11/2025 Arsenal 4-1 Tottenham
31/07/2025 Arsenal 0-1 Tottenham
16/01/2025 Arsenal 2-1 Tottenham
15/09/2024 Tottenham 0-1 Arsenal
28/04/2024 Tottenham 2-3 Arsenal