Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel bergengsi antara Timnas Prancis dan Timnas Inggris. Laga Prancis vs Inggris dijadwalkan berlangsung di Miami Stadium pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB. Meski bukan partai final, pertemuan kedua tim dipastikan tetap berlangsung sengit karena sama-sama ingin menutup perjalanan mereka di turnamen dengan hasil positif.
Baik Prancis maupun Inggris datang ke pertandingan ini setelah mengalami kekecewaan besar di babak semifinal. Keduanya gagal mewujudkan impian mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, perebutan posisi ketiga menjadi kesempatan terakhir untuk mengakhiri kompetisi dengan kepala tegak sekaligus memberikan kebanggaan kepada para pendukung.
Perjalanan Timnas Prancis sepanjang Piala Dunia 2026 sebenarnya sangat meyakinkan. Les Bleus tampil dominan sejak fase grup hingga babak perempat final. Namun, langkah mereka harus terhenti setelah dikalahkan Spanyol dengan skor 0-2 pada babak semifinal.
Di sisi lain, Timnas Inggris juga menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. The Three Lions bahkan sempat unggul lebih dahulu saat menghadapi Argentina di semifinal. Sayangnya, Argentina mampu bangkit dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1. Kekalahan tersebut memupus harapan Inggris untuk kembali tampil di partai puncak.
Kini kedua tim harus mengalihkan fokus mereka ke perebutan posisi ketiga, sebuah pertandingan yang tetap memiliki nilai prestisius dalam ajang sebesar Piala Dunia.
Jika melihat catatan sejarah, Prancis memiliki rekor yang lebih baik dibandingkan Inggris dalam pertandingan perebutan posisi ketiga Piala Dunia.
Les Bleus pernah dua kali tampil di laga ini, yakni pada edisi 1958 dan 1986. Menariknya, mereka berhasil memenangkan kedua pertandingan tersebut sehingga memiliki rekor sempurna.
Sebaliknya, Inggris belum pernah meraih kemenangan dalam perebutan juara tiga. The Three Lions tampil pada edisi 1990 dan 2018, namun harus menelan kekalahan di kedua kesempatan tersebut.
Statistik tersebut tentu menjadi modal kepercayaan diri bagi Prancis. Namun, Inggris memiliki motivasi besar untuk mengakhiri catatan buruk tersebut sekaligus membawa pulang medali perunggu.
Pertandingan ini juga menyimpan cerita tersendiri bagi skuad Inggris. Mereka masih menyimpan kenangan pahit saat bertemu Prancis pada perempat final Piala Dunia 2022.
Kala itu, Inggris harus mengakui keunggulan Les Bleus dengan skor 1-2 dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Kekalahan tersebut membuat perjalanan mereka di turnamen berakhir lebih cepat.
Kini, empat tahun berselang, The Three Lions memperoleh kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut. Meskipun hanya memperebutkan posisi ketiga, duel melawan rival kuat seperti Prancis tetap memiliki arti penting bagi skuad Inggris.
Semangat revans diperkirakan akan menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit pertama.
Selain mempertaruhkan gengsi, Timnas Prancis juga memiliki motivasi emosional yang tidak kalah besar. Pertandingan ini akan menjadi laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih kepala Les Bleus.
Selama menangani Prancis, Deschamps berhasil mempersembahkan berbagai prestasi, termasuk gelar juara dunia dan membawa timnya konsisten menjadi salah satu kekuatan terbesar sepak bola internasional.
Karena itu, Kylian Mbappe dan rekan-rekannya tentu ingin memberikan hadiah perpisahan terbaik bagi sang pelatih. Kemenangan atas Inggris akan menjadi penutup yang manis bagi perjalanan panjang Deschamps bersama Timnas Prancis.
Motivasi tambahan ini diperkirakan mampu meningkatkan semangat juang para pemain sepanjang pertandingan.
Salah satu daya tarik terbesar laga ini adalah persaingan individu antara Kylian Mbappe dan Harry Kane.
Hingga menjelang pertandingan perebutan juara tiga, Mbappe memimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan koleksi delapan gol. Di belakangnya, Harry Kane mengoleksi enam gol dan masih memiliki peluang mengejar sang striker Prancis.
Situasi tersebut membuat kedua penyerang dipastikan tampil agresif sepanjang pertandingan. Mbappe tentu ingin mengamankan gelar Sepatu Emas, sedangkan Kane masih memiliki kesempatan untuk memangkas selisih gol bahkan mengambil alih posisi puncak apabila tampil luar biasa.
Persaingan dua bomber kelas dunia ini menjadi salah satu alasan mengapa duel Prancis kontra Inggris layak dinantikan.
Prancis dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Bek andalan mereka, William Saliba, masih mengalami cedera punggung sehingga harus absen pada pertandingan ini. Absennya Saliba tentu menjadi tantangan tersendiri bagi lini belakang Les Bleus, mengingat perannya sangat penting dalam menjaga pertahanan.
Sementara itu, Inggris juga kehilangan pemain berpengalaman Jordan Henderson yang belum pulih dari cedera. Meski demikian, kabar baik datang dengan kembalinya Jarrel Quansah setelah menyelesaikan hukuman suspensi. Kehadiran Quansah diperkirakan akan memberikan tambahan kekuatan di sektor pertahanan The Three Lions.
Dengan komposisi pemain yang relatif seimbang, kedua pelatih masih memiliki banyak opsi untuk meracik strategi terbaik demi mengamankan kemenangan.
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim memiliki kualitas lini depan yang sangat berbahaya. Prancis mengandalkan kecepatan, kreativitas, dan penyelesaian akhir dari Kylian Mbappe, sedangkan Inggris memiliki Harry Kane yang dikenal tajam di kotak penalti serta didukung sejumlah pemain kreatif di lini tengah.
Selain itu, motivasi kedua tim juga sangat tinggi. Inggris ingin membalas kekalahan mereka pada Piala Dunia 2022 sekaligus mengakhiri rekor buruk di perebutan juara tiga. Sebaliknya, Prancis bertekad mempertahankan rekor sempurna mereka dalam laga perebutan posisi ketiga sekaligus mempersembahkan kemenangan terakhir bagi Didier Deschamps.
Faktor mental, efektivitas penyelesaian peluang, serta disiplin bertahan kemungkinan besar akan menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Melihat kualitas skuad, pengalaman bertanding, serta motivasi masing-masing tim, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Prancis memiliki sedikit keunggulan dari segi pengalaman dan kualitas individu, sementara Inggris memiliki semangat balas dendam yang bisa menjadi senjata utama.
Jika Les Bleus mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif, mereka berpeluang mempertahankan rekor kemenangan di perebutan juara tiga. Namun, Inggris tetap memiliki kapasitas untuk memberikan perlawanan sengit hingga peluit panjang dibunyikan.
Prediksi skor akhir: Prancis 2-1 Inggris.
Laga perebutan juara tiga Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris bukan sekadar pertandingan pelengkap sebelum final. Duel ini menyimpan banyak cerita menarik, mulai dari misi balas dendam Inggris, laga perpisahan Didier Deschamps bersama Prancis, hingga persaingan sengit antara Kylian Mbappe dan Harry Kane dalam perebutan gelar Sepatu Emas.
Dengan kualitas pemain kelas dunia di kedua kubu, pertandingan di Miami Stadium diprediksi menyuguhkan permainan menarik dan penuh intensitas. Siapa pun yang mampu menjaga konsistensi selama 90 menit akan berpeluang mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan medali perunggu sekaligus membawa pulang kebanggaan bagi negaranya.
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Inggris
Prancis (4-2-3-1): Maignan; Digne, Lacroix, Upamecano, Kounde; Kone, Rabiot; Barcola, Olise, Dembele; Mbappe
Pelatih: Didier Deschamps
Inggris (4-2-3-1): Pickford; O'Reilly, Burn, Konsa, Spence; Anderson, Mainoo; Gordon, Bellingham, Madueke; Watkins
Pelatih: Thomas Tuchel
Head to Head Prancis vs Inggris

11/12/22 Inggris 1-2 Prancis (PD 2022)
14/06/17 Prancis 3-2 Inggris (Uji Coba)
18/11/15 Inggris 2-0 Prancis (Uji Coba)
11/06/12 Prancis 1-1 Inggris (Euro 2012)
19/11/10 Inggris 1-2 Prancis (Uji Coba)