Pertandingan Cagliari vs Juventus pada lanjutan pekan ke-21 Serie A 2025/2026 menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pecinta Liga Italia. Duel ini akan berlangsung di Unipol Domus, markas Cagliari, pada Minggu, 18 Januari 2026 pukul 02.45 WIB, dengan siaran live streaming di Vidio. Pertemuan kedua tim hadir dengan latar kondisi yang sangat kontras, baik dari sisi performa, mental bertanding, hingga kualitas skuad.
Juventus datang ke Sardinia dengan ambisi besar untuk terus menekan Inter Milan di papan atas klasemen. Sementara itu, Cagliari justru tengah berjuang keluar dari tekanan zona bawah dan membutuhkan poin demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Sejak berada di bawah arahan Luciano Spalletti, performa Juventus menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Dalam dua bulan terakhir, Bianconeri tampil lebih konsisten, agresif, dan efisien, terutama dalam memanfaatkan peluang di sepertiga akhir lapangan.
Kemenangan telak 5-0 atas Cremonese di Allianz Stadium menjadi bukti nyata kematangan permainan Juventus. Dalam laga tersebut, lini serang tampil tajam, sementara pertahanan menunjukkan soliditas tinggi yang sempat hilang di awal musim. Bremer, Jonathan David, Kenan Yildiz, dan Weston McKennie masing-masing mencetak gol, ditambah satu gol bunuh diri dari Filippo Terracciano yang semakin melengkapi pesta gol tuan rumah.
Hasil impresif itu membuat Juventus kini hanya terpaut empat poin dari Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Dengan persaingan gelar yang semakin ketat, setiap laga menjadi krusial, termasuk kunjungan ke markas Cagliari ini.
Salah satu perubahan paling menonjol dari Juventus era Spalletti adalah konsistensi permainan. Juventus tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain kunci, melainkan tampil sebagai unit kolektif yang solid. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan cepat, dengan pressing yang lebih terorganisir.
Di lini belakang, koordinasi antar pemain semakin rapi. Juventus jarang memberikan ruang bagi lawan untuk berkembang, terutama saat menghadapi tim-tim papan bawah. Hal ini menjadi modal penting ketika menghadapi Cagliari yang kerap kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Selain itu, efektivitas dalam menyelesaikan peluang membuat Juventus menjadi salah satu tim paling produktif di Serie A musim ini. Dengan pendekatan pragmatis namun efisien, Juventus mampu mengontrol tempo dan mematikan perlawanan lawan sejak awal pertandingan.
Berbanding terbalik dengan Juventus, Cagliari justru berada dalam fase sulit. Tim asal Sardinia ini perlahan kehilangan momentum setelah sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal musim. Kini, Cagliari hanya berada sedikit di atas zona degradasi dan membutuhkan poin demi poin untuk menjauh dari ancaman turun kasta.
Pada pekan sebelumnya, Cagliari harus menelan kekalahan pahit 0-3 di kandang Genoa. Gol dari Lorenzo Colombo, Morten Frendrup, dan Leo Ostigard memperlihatkan betapa rapuhnya lini belakang Cagliari, terutama saat menghadapi tekanan intens dari lawan.
Masalah utama Cagliari terletak pada inkonsistensi performa dan lemahnya organisasi pertahanan. Mereka kerap kehilangan fokus di momen krusial, yang berujung pada kebobolan gol-gol mudah.
Kondisi Cagliari semakin sulit karena situasi skuad yang tidak ideal. Gelandang pekerja keras Alessandro Deiola diragukan tampil akibat masalah kebugaran, sementara bek tengah andalan Yerry Mina masih belum pulih dari cedera.
Absennya Mina menjadi pukulan telak bagi lini belakang Cagliari. Tanpa kehadirannya, koordinasi pertahanan menjadi kurang solid, terutama saat menghadapi penyerang-penyerang cepat dan agresif seperti yang dimiliki Juventus.
Pelatih Cagliari dituntut untuk meracik strategi bertahan yang lebih disiplin jika ingin meredam dominasi Juventus. Namun, dengan keterbatasan skuad, tugas tersebut jelas tidak mudah.
Dari sisi kebugaran, Juventus berada dalam kondisi yang relatif aman. Tidak ada tambahan pemain cedera jelang laga ini. Beberapa nama seperti Daniele Rugani, Dusan Vlahovic, dan Arkadiusz Milik memang masih absen, tetapi situasi tersebut sudah diantisipasi dengan baik oleh tim pelatih.
Sementara itu, Federico Gatti dan Francisco Conceicao sedang dalam tahap pemulihan dan berpeluang kembali memperkuat skuad dalam waktu dekat. Kedalaman tim yang dimiliki Juventus membuat mereka tetap kompetitif meski harus melakukan rotasi pemain.
Dengan materi pemain yang lebih merata dan kualitas individu yang unggul, Juventus diprediksi mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak menit awal.
Dalam laga Cagliari vs Juventus, tim tamu diprediksi akan tampil dominan dalam penguasaan bola. Juventus kemungkinan besar akan menekan sejak awal untuk mencetak gol cepat, sekaligus mematahkan kepercayaan diri tuan rumah.
Cagliari diperkirakan akan mengandalkan skema bertahan rendah dan menunggu peluang melalui serangan balik. Namun, efektivitas strategi tersebut masih menjadi tanda tanya, mengingat lemahnya lini belakang mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.
Jika Juventus mampu mencetak gol lebih dulu, pertandingan berpotensi berjalan satu arah. Dengan kepercayaan diri tinggi dan organisasi permainan yang matang, Bianconeri berpeluang mengamankan tiga poin penting dari Sardinia.
Melihat perbedaan kualitas, performa terkini, dan kondisi skuad kedua tim, Juventus jelas lebih diunggulkan. Cagliari memang bermain di kandang sendiri, tetapi tekanan besar dan keterbatasan pemain bisa menjadi faktor penghambat.
Dengan konsistensi permainan yang terus meningkat, Juventus diprediksi mampu meraih kemenangan tanpa banyak kesulitan. Laga ini menjadi kesempatan emas bagi Bianconeri untuk terus menempel ketat Inter Milan dalam perburuan gelar Serie A 2025/2026.
Prediksi skor akhir: Cagliari 0-2 Juventus
Juventus berpeluang pulang dengan tiga poin berkat dominasi permainan, pertahanan solid, dan efektivitas lini depan yang menjadi ciri khas mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Prediksi Susunan Pemain Cagliari vs Juventus
Cagliari (4-3-3): Caprile; Palestra, Javi Rodriguez, Luperto, Obert; Adopo, Prati, Mazzitelli; Zito Luvumbo, Kilicsoy, Esposito
Pelatih: Fabio Pisacane
Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Miretti, Yildiz; David
Pelatih: Luciano Spalletti
Head to Head Cagliari vs Juventus

5 pertemuan terakhir
29/11/25 Juventus 2-1 Cagliari
23/02/25 Cagliari 0-1 Juventus
17/12/24 Juventus 4-0 Cagliari
06/10/24 Juventus 1-1 Cagliari
19/04/24 Cagliari 2-2 Juventus